Jumat, 23 Desember 2016

Setan Cumplung

Cumplung adalah kelapa. Mitosnya, setan cumplung muncul di malam hari, seperti mitos setan kebanyakan. Menurut cerita yang saya dengar, setan cumplung ini menyasar semua usia. Tidak hanya berani pada anak kecil saja, layaknya wewe gombel.




cumplung
ilustrasi cumplung




Berdasarkan dari berbagai sumber, cara menakuti setan cumplung adalah seperti ini; ketika seseorang berjalan di malam hari yang gelap, sendirian ataupun beramai-ramai, tidak peduli. Jika di jalan itu ada pohon kelapa, setan cumplung akan muncul sesuai moodnya. Bisa muncul bisa tidak, terserah dia. Kemunculannya ditandai dengan adanya buah kelapa yang jatuh; DEBUG!. Kalau sudah seperti itu, bulu kuduk bisa meremang. Beruntung kalau yang jatuh itu hanya cengkir busuk berlubang karena digerogoti Bajing (Tupai), maka ia hanya sekali saja bersuara. Kalau setan cumplung yang muncul, setelah jatuh GEDEBUG! itu, ia memang berhenti, tapi hanya sebentar. Setelah berhenti setan cumplung akan menggelinding kembali; PLUNG PLUNG PLUNG PLUNG PLUNG PLUNG.... kemudian berhenti, kemudian menggelinding lagi PLUNG PLUNG PLUNG PLUNG PLUNG PLUNG. Terus begitu sampai orang yang ditakuti ngompol di celana atau lari ketakutan. Bunyinya mirip cengkir kosong yang bolong tidak ada isinya.

Di antara mitos setan yang pernah saya dengar dari banyak orang, barangkali mitos setan cumplung adalah favorit saya. Selain karena menarik dan cenderung geli, setan cumplung ini tidak membahayakan. Hanya menakuti saja. Berbeda dengan setan lain yang bisa minimal, jika melihatnya, orang akan jadi trauma. Dari bentuk fisiknya pun, setan cumplung ini hanya sebuah kelapa.
Jadi kalau berjumpa dengan setan cumplung ini, tak perlu takut. Sebab ia hanya menggelinding saja. Mungkin dia muncul supaya kamu tidak nyolong degan lagi.







Sumber foto: Kerajinan Kelapa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar